fals
A: Wah, Iwan ternyata ganteng bo’
B: Blo’on….kemana aja lo, baru nyadar
A: Iya, nggak tau juga gue kemana aja…dari jarak less than 1 meter, ternyata dia keren banget
B: Terus, bisa ngobrol sama dia?
A: Tadinya mau ngajak ngomong serius, cuma penyakit lama kambuh…itu tuh, sindrom ‘tiba-tiba-jadi-bego-akibat-ngeliat-orang-keren’ …*gubrak*
B: Payah
A: Soalnya kan dulu gondrong
B: Lah tapi kan dulu juga keren
A: Masa’? Dulu cuma liat dari tivi aja sih
B: Makanya…lo pasti diketawain sama penggemarnya Iwan
A: Bodo’ lah…yang penting Iwan keren
B: Lho???!!!
lebaran?
So, beberapa hari lagi lebaran. Dan kembali, aku nggak bisa merayakannya. Lima tahun berturut-turut! What a joke! Oke lah…tahun-tahun kemarin memang puasaku payah. Tapi tahun ini, walaupun kurang motivasi aku menjalankan puasa cukup konsisten. Cuma sekali membatalkan diri. Nggak tahu aku sekarang ini musti marah atau ketawa garing.
Terbayang sudah di kepala, nanti hari Selasa, sementara orang-orang lain sibuk mempersiapkan diri untuk pergi sholat Ied, kembali aku cuma akan jadi penunggu rumah. Dan ini untuk kelima kalinya, capek nggak sih….
Anyway, bagi yang beruntung bisa merayakan lebaran, sadarlah…kita nggak akan tahu seberapa beruntungnya kita bisa merayakan lebaran lengkap dengan sholat Ied-nya kalo belum mengalami seperti yang aku alami. Lima tahun berturut-turut!!!!
Uncategorized | Comment (0)wisuda
Undangan itu sampai ke tanganku dengan embel-embel ucapan, "…dateng ya mbak…kan sekalian mau diwisuda..". Kontan jidatku langsung berkerut. Wisuda? Apa hubungannya dengan peringatan hari jadi tempatku bekerja dulu? Ternyata, teman-teman di tempat kerjaku dulu ingin memberi semacam "penghargaan" atas bakti kami-kami alumninya ini.
Senang? Tentu saja! Siapa yang enggak senang kalau diberi apresiasi. Cuman aku ngerasa aneh aja…karena terus terang aku enggak pernah merasa lulus dari sana –yang notabene memang tempatku belajar BANYAK. Aku ngerasa pelajaranku belum selesai dan mungkin nggak akan pernah selesai. Bukankah hanya orang mati saja yang berhenti belajar? Lagian aku enggak ngerasa benar-benar detached dari tempatku beraktifitas dulu as it has been very inspiring buatku, lengkap dengan segala dinamikanya yang kadang sering membuat kita mau berteriak dan lari jauh-jauh…hehee..Tapi somehow, its gravity is just too strong to resist. Sampai-sampai seorang sahabat pernah mengingatkan ketika melihat aku begitu harotnya membela alma mater keduaku ini…"Emangnya elo masih disana?" begitu semprotnya yang langsung bikin aku diam dan tak mampu untuk membantah.
Yah, the past is the past. Time to move on to the next endeavor. Now I have a new family. A very energetic, courageous dan nggak kalah passionate-nya dengan keluargaku yang lama. Berada di dalam lingkungan yang senantiasa meradiasikan energi positif memang selalu menularkan semangat yang terbarui terus menerus. Renewable spirit!
Sudah lama aku enggak merenung, dan baru aja aku sadar, how damn lucky I have been.
Uncategorized | Comment (1)in the ether
In the ether
I hang suspended
I wait for you
And I know you’re near
In this high heaven
My world’s upended
I feel no passion
I feel no fear
I’m dizzy with love
But you never appear
In the gloom of this room
Of this cell down here
I know this place
Isn’t truly real
And that like my love
It expands and sprays
The light will find me
Will bend toward me
Yet I’m marooned
In a billion days
I’m drunk with you
And I can’t explain
Who or where I am
Or how I’m in pain
Rocking and rocking me
Rhythm is shocking me
Just like a child in your fist
You are knocking me
Rocking and rocking
Autistic, caged I am
Rocking and rocking
And rocking enraged I am….
Drunk with you
In the ether
I wait for you
Hanging in this mist
That I know’s unreal
There is nothing there
There’s no you, no me
Even though it’s crazy
I still appeal
This is heavenly hell
I appear insane
I have no idea
Who there is to blame…..
[from Pete Townshend in The Boy Who Heard Music]
Uncategorized | Comment (0)
