you give chicken (and monkey, and dog, and pig, et.al.) a bad name =P

June 12th, 2006

Malam itu di KRL ekonomi jurusan Bogor-Jakarta percakapanku dan teman-teman seperjalanan berputar di sekitar sebutan-sebutan ”menghina” yang dilontarkan antar manusia, entah bagaimana awal mulanya. Misalnya saja sebutan ”..anjing ’lo!” atau ”monyet ’lo!” atau ”..nyet..nyet..sini deh!” itu akan dianggap sebagai suatu hal yang menghina. Kenapa juga tidak menyebut  ”..orangutan ’lo!”. Toh, orangutan agak-agak sebangsa setanah air dengan monyet juga. Tapi, kalau pun itu disebut, orang yang mendengar mungkin akan merespon dengan keheranan instead of merasa marah atau terhina. Bingung kan, kenapa hanya hewan-hewan tertentu saja yang dipakai dalam sebutan-sebutan "menghina" itu, dan apa alasannya.

Jadi teringat satu sesi chat dengan temanku si Harvard boy. Dia menyinggung-nyinggung kebiasaanku yang menurutnya suka ”hangat-hangat t** ayam”. Dia bilang, ”…you give chicken a bad name”. Well, in fact, it’s not only me. And also, it’s not only chicken..he..he..he…We –-human— give all those lovely animals –-God’s creatures—a bad name. Kalau dipikir-pikir, kasihan ‘juga mereka…masa’ sih disama-samakan dengan manusia =P




Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind