playing god (2)

October 11th, 2005

Kepada seseorang yang aku nggak tahu apa yang sedang terjadi pada dirinya.

Berawal dari terbukanya berbagai kebohongan dan topeng yang ternyata berlapis-lapis itu. Semula aku merasa prihatin sehingga kukatakan pada mereka apa yang bisa kami lakukan untuk menolongmu? Apa problemmu? Selintas terpikir bahwa ini adalah masalah psikologis. Sejenak aku menjadi maklum dan coba memahami.

Tapi ternyata kamu berkata bahwa ini kamu lakukan dengan sengaja…dengan sengaja kepada orang-orang yang menganggap dirimu adalah teman. Apa dosa kami kepadamu sehingga kami layak kamu perlakukan seperti itu?

Apakah memang demikian caramu? Kamu jadikan kami temanmu…kami ceritakan cerita-cerita kami kepadamu tanpa pretensi apapun, karena kita berteman. Tapi kamu berbohong, padahal kamu tidak perlu membuktikan apapun, paling tidak kepadaku. Kadang kamu berusaha men-devide-et-impera-kan kami. Seumur hidupku yang sudah 32 tahun ini, nggak pernah aku menemukan fenomena pertemanan semacam ini.

Aku jadi ingin bertanya, kamu anggap kami ini apa? Nama-nama yang ada di dalam gelas arisan? Yang bisa seenaknya kamu permainkan ketika nama kami keluar dari gelas…seperti hasil kocokan arisan? Kamu pikir kamu Tuhan?

Sore ini aku marah…karena aku tahu apa rencanamu selanjutnya, walaupun aku nggak tahu apa motifmu. 




One Response to “playing god (2)”

  1.   Bara on October 20, 2005 12:29 am

    jangan marah ya ni puasa..loh…

Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind