to whom this may concern

July 5th, 2005

Belum pernah aku menemukan dan mengenal seseorang yang menyerupai teman baruku ini. Dia memang sangat unik dan menurut pengakuannya sendiri –entah benar entah tidak– ibundanya sendiri mengatakan bahwa di dunia ini hanya ada satu orang yang seperti dia, yaitu dia sendiri. Terlepas dari itu statement GR-nya dia (sori cuy….) aku harus akui memang dia nggak ada duanya.

Pertemuan kami diawali dari suatu cobaan yang harus dialami oleh suatu komunitas baru yang mana aku termasuk di dalamnya. Kehadiran dia bagaikan energizer yang menghidupkan semangat kami dan juga selalu mengingatkan kami bahwa there will always be tomorrow. Energi positifnya yang seperti tak terbatas itu merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kami semua dapat bertahan menghadapi deraan ketidakpastian situasi dan me-recharge baterai-baterai kami yang sudah mulai low.

Terus terang aku tidak terlalu dekat dengannya, sebagaimana juga aku dengan yang lainnya….karena memang sifatku yang agak lambat untuk bergaul akrab dengan orang yang baru kukenal. Tapi dia such a great ice breaker…..dikala aku atau yang lain sudah mati gaya atau hang, dia selalu bisa menghidupkan suasana. Kata anak sekarang, ‘gak ada matinya deh….

Sependek pengetahuanku (well, belum satu bulan aku akrab dengan dia) dia juga orang yang sangat berdedikasi kepada pekerjaannya dan juga bertanggung jawab. Sampai tengah malam bahkan sampai pagi pun dijalaninya agar pekerjaannya selesai. Dia tetap cool walaupun kadang bosnya lagi bete’ habis (sori pak bos..). Belum lagi ketaatannya pada tanggung jawab ritualnya sebagai muslim. Tak lepas lima waktu dijalaninya.

Tapi aku jenis orang yang sering penasaran: what’s beneath the surface? He’s perfectly cheerful, too perfect even. Aku jadi bertanya-tanya, mungkinkah ada orang yang sedemikian tak ada bebannya? Mungkinkah ada orang yang selalu bahagia…dan punya energi yang sebegitu dahsyatnya –yang self-induced, dan bahkan meradiasikan kebahagiaan itu kepada orang lain……every single second? Tidakkah dia lelah? Pernahkah dia merasa kesal? Marah? Jika itu terjadi, bagaimana caranya menghandle itu?

What’s your secret, buddy? I would like to learn…..




2 Responses to “to whom this may concern”

  1.   imas on July 6, 2005 4:29 am

    Ya.. somehow i feel i’m concern with what you wrote..
    doesnt mean im GR.. but anyway i’m kind a cheerful girl.. and i’m known as a happygirl and smilygirl in my family..

    for my self.. even sometimes its like i have a feeling that my joy and happiness is something that i can share to anyone.. and offcourse for sure.. my sadness is something that it cant be share..

    but in times.. i change.. eventhough.. im still the girl with smile in the face..(i think you know it.. i hope :-p there is a time.. that it ruined my life.. when i cant talk what really happen in me.. i cant handle it.. then its like a timebomb.. it was explode.. my family shock.. my friend.. my whole.. everyone seems having a big surprise, they’re never expected.. and it was a long time ago… for the healing.. it takes a year or two maybe.. but id never regret it.. i thank God for it.. its a part of my process to be human being..

    and for now.. im feeling that all i can share is a goodness in surround me.. and not the bad or the sadness.. but i do know that i have a friend that i can share all my feeling.. and basically.. maybe i’ll always trying to be honest to myself.. so sometimes its sound naif.. but thats me.. ce’est moi..

    oke thats my comment.. a lil’ secret.. that it can be..turn into public secret.. (RAHASIA UMUM ;D

  2.   Ade on July 11, 2005 3:43 am

    (^_^)v

Comments RSS

Leave a Reply

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind